Blog Post


Cari Makan Terdekat di Bawah 30 Ribu ?
Download Foodierate App

10 Panduan Praktis Cara Naik Kereta Cepat MRT Jakarta

MRT Jakarta merupakan moda transportasi baru, yang mulai beroperasi pada bulan Maret 2019.

Ketahui 10 panduan praktis berikut untuk cara naik kereta cepat MRT Jakarta:

1. Jam Operasional MRT

        MRT mulai beroperasi dari jam 5 pagi hingga jam 12 tengah malam WIB setiap harinya.


2. Jadwal MRT

        Panduan jadwal MRT: Selang 5 menit ada MRT pada jam sibuk. Selang 10 menit ada MRT di luar jam sibuk.

        Jadwal MRT, mulai berangkat jam 5 pagi, setiap 10 menit ada MRT, sampai jam 6 pagi.

        Jam 6 pagi s/d jam 9 pagi, setiap 5 menit ada MRT.

        Jam 9 pagi s/d jam 4 sore, setiap 10 menit ada MRT.

        Jam 4 sore s/d jam 7 malam WIB, setiap 5 menit ada MRT.

        Jam 7 malam s/d jam 12 malam, setiap 10 menit ada MRT.


3. MRT Tepat Waktu

        MRT Jakarta Bisa Tepat Waktu Sesuai Jadwal, karena MT memiliki jalur lintas sendiri, jalurnya ekslusif hanya dipakai sendiri dan tidak ada persinggungan dengan         jenis moda transportasi lain.


4. MRT: Kereta Cepat

      MRT merupakan jenis kereta cepat. Kereta MRT bisa berjalan dengan kecepatan maksimal 100 km/jam. Pada saat dioperasikan, kereta MRT rata-rata berjalan         dengan kecepatan 50-60 km/jam. Sebagai perbandingan, perjalanan dari Lebak Bulus menuju Bundaran HI, jika ditempuh dengan Busway, bisa memakan waktu         1 s/d 1.5 jam. Jika dengan MRT, perjalanan dapat ditempuh hanya dalam waktu 30 menit.


5. Rute MRT Jakarta

      Peta jalur MRT Jakarta berangkat dari stasiun MRT Lebal Bulus menuju stasiun Bundaran HI, dengan rute: Stasiun Lebak Bulus – Stasiun Fatmawati – Stasiun       Cipete Raya – Stasiun Haji Nawi – Stasiun Blok A – Stasiun Blok M – Stasiun Sisingamangaraja – Stasiun Senayan – Stasiun Istora – Stasiun Bendungan Hilir –         Stasiun Setiabudi – Stasiun Dukuh Atas – Stasiun Bundaran Hotel Indonesia.

        


Baca Juga:

Makan Murah di Bawah 10 Ribu di Sekitar Stasiun MRT


6. Depo MRT (Stasiun Pangkalan Besar)

      Total ada 13 stasiun MRT dalam Fase 1, dengan 1 sebagai stasiun besar dan depo MRT, yaitu Stasiun dan Depo MRT Lebak Bulus. Depo MRT ini terhubung         dengan stasiun dan bus Transjakarta. Di dalam depo, juga ada shelter untuk tempat memanggil moda transportasi lain, seperti: taksi online atau ojek online.


Baca Juga:

Deretan Restoran di Stasiun MRT Lebak Bulus


7. MRT Gerbong Wanita

        Gerbong khusus wanita ada pada jam sibuk pagi (dari jam 6 pagi s/d jam 9 pagi WIB) dan sore (jam 4 sore s/d jam 7 malam WIB).


8. MRT untuk kemudahan penyandang disabilitas (cacat)

        Ramah penyandang disabilitas (cacat), karena tingginya landasan untuk naik MRT SAMA dengan tempat antri sebelum naik MRT.


9. Harga MRT Jakarta

        Harga untuk MRT Jakarta belum di-release, akan muncul di Februari 2019. Usulan harga sementara per 10 km, harga MRT adalah Rp 8.500, dengan tambahan Rp         700 per km. Dengan hitungan km, maka jika berangkat dari stasiun Lebak Bulus menuju stasiun Bundaran HI, dengan panjang lintasam 16 km, maka harga MRT         adalah sekitar Rp 13 ribu.


10. Cara Bayar MRT Jakarta

        Untuk naik MRT Jakarta, bisa menggunakan pembayaran dengan kartu MRT. Kartu MRT ini berlaku untuk naik MRT, LRT, dan Busway (Bus Transjakarta). Kartu         MRT bisa dibeli di loket ataupun  di vending machine yang tersedia di stasiun MRT. 

        Ada 2 jenis tiket kereta MRT: 

        a. Kartu untuk tiket per perjalanan (single trip)

                Kartu hanya untuk 1 kali perjalanan. Masa berlaku kartu hanya selama 7 hari. 

        b. Kartu untuk perjalanan berkali-kali (multi trip)

           Kartu dapat digunakan untuk perjalanan berkali-kali, seterusnya, asalkan saldo cukup untuk setiap perjalanan. Jika saldo habis, maka tinggal diisi ulang.                 Kartu berlaku terus.


Baca Juga:




Cari Makan Terdekat di Bawah 30 Ribu ?
Download Foodierate App